SLOW LEARNER ANAK MDTA KOTA SERANG
SLOW LEARNER
16 Juni 2021
.
Bismillahirrohmanirrohim 💌
Assalamualaikum Warahmatullah Wb
Hallo teman teman semuanya, apa kabar? Semoga senantiasa dalam lindungan Allah Swt Aamiin.
Sebelum membaca tulisan inti, mari kita membaca doa sesuai kepercayaan atau keyakinan masing masing ...... Aamiin.
Postingan ini merupakan hasil resume dari berbagai sumber sebagai bentuk tugas terstruktur mata kuliah "Konseling Berkebutuhan Khusus" yang diampu oleh bapak Peni Ramanda S.Pd, M.Pd.
💫💫💫💫💫💫
SLOW LEARNER ANAK MDTA KOTA SERANG
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kegiatan observasi ini merupakan kegiatan pembelajaran mata kuliah Konseling Berkebutuhan Khusus, jurusan Bimbingan Konseling Islam UIN SMH Banten, dengan dosen pengampu bapak Peni Ramanda S.Pd, M.Pd . Kegiatan observasi ini bertujuan agar mahasiswa mampu mengenal secara langsung individu berkebutuhan khusus, terutama individu yang mengalami slow learner. Dengan mata kuliah ini tentu membantu para calon konselor untuk mengenali individu berkebutuhan khusus secara langsung.
Pada kesempatan kali ini penulis melakukan observasi di wilayah kota serang.
B. Tujuan Observasi
1. Untuk mengetahui secara langsung bagaimana aktivitas individu slow learner.
2. Untuk mengetahui karakteristik individu sloe learner.
3. Untuk mengetahui kendala yang dihadapi oleh lingkungan sekolah dalam membimbing individu slow learner.
4. Untuk mengetahui layanan apa yang sudah diberikan untuk individu slow learner.
C. Manfaat Penulisan
Manfaat dari penulisan hasil observasi ini yakni untuk memberikan informasi dan pemahaman konseptual mengenai individu berkebutuhan khusus yang mengalami hambatan dalam belajar, di MDTA Bhayngkara Baru Kota Serang.
PEMBAHASAN
A. Tempat Observasi
MDTA (Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah) Al-Amin Bhayangkara, Kecamatan Serang, Kota Serang, Provinsi Banten.
Waktu
Senin 14 Juni 2021, 15.30 - Selesai WIB
B. Identitas
Nama: F (inisial)
Usia: 8 Tahun
Kelas: TPA B
Alamat: Bhayangkara Baru, Kota Serang
Orang Tua: Tidak disebutkan
C. Ciri - Ciri atau Karakteristik
1. Daya tangkap materi pelajaran sulit
2. Sangat lambat dalam perkembangan materi sehingga rankingnya selalu akhir
3. Tidak menuruti arahan guru
4. Lambat dalam menulis
5. Lambat dalam mengerjakan tugas
6. Jika dinasihati dia akan mengejek si penasihat
D. Aktivitas Sehari Hari
1. Sekolah SD
2. MDTA
3. Hobi main game
Aktivitas F di MDTA berbeda dengan murid murid yang lain, ketika murid lain menulis, membaca, atau mengikuti arahan guru dengan baik, lain dengannya yang hanya mencoret coret buku dan mengejek guru itu sendiri dengan kata kata dan ekspresi yang mendukung, ditambah dengan tindakan yang dapat dikatakan sebagai anak nakal. Hal itu menyebabkan hampir semua guru mengeluh dengan kehadiran anak tersebut, hampir semua guru dibuat gregetan dengan tingkahnya.
Tindakan yang diterapkan terhadap F
Dilain sisi guru guru tetap sabar, bahkan ketika anak anak yang lain sudah pulang, F tetap diarahkan untuk melanjutkan tugas menulis atau membacanya hingga selesai. Sehingga F tetap memperoleh pelajaran di hari tersebut.
Salah satu Guru MDTA yakni Ibu R selaku wali kelas, memberikan tanggapan terhadap anak tersebut, "kalo dibilang greget sudah pasti gregetnya bukan main. Saya tidak masalah jika dia lambat dalam menerima pelajaran atau lambat dalam menulis, hal yang sering memancing emosi saya adalah ketika dia mengejek dan berekspresi tanpa adab sopan santun, kemudian tindakan berontaknya yang luar biasa menguji kesabaran saya"
Selain itu tanggapan dari teman sebayanya, ia mengatakan bahwa, "F itu kalo dirumah kerjaannya main Hp terus, ngelawan sama orang tuanya, males belajar. Tapi orang tuanya bodo amat gitu, yang penting si F nggk main jauh jauh dan nggk nangis"
Dapat kita ketahui, peran orang tua sangatlah penting untuk individu slow learner.
💫💫💫💫💫
Penulis:
Hani Mariah. Mahasiswi Bimbingan Konseling Islam. UIN SMH Banten. Angkatan 2018.
"Gass lah masa nggk! Jalanin aja prosesnya. Sesederhana kamu tersenyum semuanya akan selesai dan baik baik aja" ~HaniMaria
Komentar
Posting Komentar